JAKARTA — Depo kontainer merupakan salah satu bagian penting dalam rantai pergerakan petikemas di Indonesia. Setelah container keluar dari pelabuhan atau sebelum dikembalikan ke pelabuhan, depo menjadi salah satu titik layanan yang berhubungan langsung dengan penyimpanan, pemeriksaan, perawatan, pergerakan dan administrasi container. Karena itu, informasi mengenai lokasi dan nama depo menjadi kebutuhan penting bagi EMKL, forwarder, shipper, perusahaan trucking maupun pelaku usaha lain yang terlibat dalam aktivitas logistik.
Keberadaan depo kontainer sendiri tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jakarta Utara dan Tanjung Priok menjadi salah satu kawasan utama, sementara Surabaya dengan kawasan Tanjung Perak juga memiliki jumlah depo yang cukup banyak. Selain kedua kawasan tersebut, terdapat depo yang tercatat di Semarang, Belawan, Palembang, Batam hingga Berau. Data yang menjadi basis artikel ini memuat 92 entry depo. Setelah dilakukan penyaringan terhadap entry yang memiliki nama dan lokasi yang sama, terdapat 90 depo unik yang ditampilkan dalam daftar berikut.
Executive Brief
- 90 depo unik: Data awal memuat 92 entry dan setelah duplikasi berdasarkan nama serta lokasi yang sama dihapus, terdapat 90 depo unik.
- Wilayah utama: Jakarta Utara, Tanjung Priok, Surabaya, Tanjung Perak dan Semarang menjadi beberapa wilayah dengan konsentrasi depo dalam daftar.
- Jangkauan lebih luas: Daftar juga mencakup depo di Belawan, Medan, Palembang, Batam dan Berau.
- Bukan hanya daftar lokasi: Informasi depo dapat menjadi pintu masuk bagi pengguna jasa untuk mengetahui lokasi layanan container yang mereka butuhkan.
- Akses digital: Depo yang telah terintegrasi dapat membuka akses terhadap booking container, tracking container serta dokumen operasional secara digital.
Table of Contents (Daftar Isi)
Daftar Depo Kontainer di Jakarta
Jakarta menjadi salah satu kawasan penting dalam aktivitas depo kontainer, khususnya Jakarta Utara dan kawasan Tanjung Priok yang berada dekat dengan pusat kegiatan kepelabuhanan. Berdasarkan data yang digunakan dalam artikel ini, terdapat 29 entry depo unik yang tercatat di Jakarta dan Tanjung Priok. Berikut daftar depo kontainer yang tercatat:
- PT. Bintang Panorama Hijau — Jakarta Utara
- PT. Bintang Rejeki Kharisma — Jakarta Utara
- PT. Citra Prima Container — Jakarta Utara
- PT. CMA CGM Inland Services Indonesia — Jakarta Utara
- PT. Delta Kontainer Depot — Jakarta Utara
- PT. Depot Hub Indonesia — Tanjung Priok, Jakarta
- PT. Dwipa Kharisma Mitra — Jakarta Utara
- PT. Global Terminal Indonesia — Jakarta Utara
- PT. Glorious Interbuana — Jakarta Utara
- PT. KAN Isotank Mandiri — Jakarta Utara
- PT. Kencana Utama Container — Jakarta Utara
- PT. KMDI Container Depot — Jakarta Utara
- PT. Maju Depot Logistik — Jakarta Utara
- PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia — Jakarta Utara
- PT. Mitra Dharma Laksana — Jakarta Utara
- PT. Mitra Tangkas Nusatama — Tanjung Priok, Jakarta
- PT. Multi Bina Pura International — Jakarta Utara
- PT. Pasifik Damai Indonesia — Jakarta Utara
- PT. Quad Kontena Logistics — Jakarta Utara
- PT. Ritra Konnas Freight Centre — Jakarta Utara
- PT. Seacon Bintang Sejahtera — Jakarta Utara
- PT. Segara Pasific Maju — Jakarta Utara
- PT. Setia Putra Sejati — Jakarta Utara
- PT. Sima Bintang Niaga — Jakarta Utara
- PT. Sinar Jati Mitra — Jakarta Utara
- PT. Tirta Mandiri Jasatama — Jakarta Utara
- PT. Tunas Mitra Selara (Depo TRAS) — Jakarta Utara
- PT. Tungya Collins Terminal — Jakarta Utara
- PT. Yusen Logistics Container Depot Indonesia — Jakarta Utara
Nama dan lokasi depo tersebut tercatat dalam data yang menjadi basis artikel, termasuk entry yang secara khusus mencantumkan Tanjung Priok sebagai lokasi.
Daftar Depo Kontainer di Surabaya
Surabaya merupakan salah satu kawasan dengan jumlah depo kontainer paling banyak dalam daftar ini. Aktivitas logistik di kawasan Surabaya juga berkaitan erat dengan kawasan Tanjung Perak, sehingga terdapat beberapa entry yang mencantumkan lokasi secara spesifik sebagai Tanjung Perak, Surabaya. Secara keseluruhan, terdapat 46 entry unik berdasarkan nama dan lokasi yang tercatat di Surabaya dan Tanjung Perak. Berikut daftarnya:
- Depo Temas Kalianak 55 — Surabaya
- PT. Berkah Multi Cargo — Surabaya
- PT. Binasarana Depo Bahari — Surabaya
- PT. Bintang Empat Bersaudara II — Surabaya
- PT. Bintang Empat Bersaudara III — Surabaya
- PT. Bintang Kharisma Agung — Surabaya
- PT. Bintang Millenium Sejati — Surabaya
- PT. Bintang Nusantara Service — Surabaya
- PT. Bogaindo (Meratus) — Surabaya
- PT. Cahaya Sekar Cargo — Surabaya
- PT. Citra Dermaga Perkasa Logistik — Surabaya
- PT. Citra Muda Raksa — Surabaya
- PT. Citra Prima Container — Surabaya
- PT. Crane Indo Perdana — Surabaya
- PT. Depo Jangkar Pasifik — Surabaya
- PT. Depo Surabaya Sejahtera — Surabaya
- PT. Dwipa Kharisma Mitra — Surabaya
- PT. Emas Global Internasional — Surabaya
- PT. Formosa Sejati Logistik — Surabaya
- PT. Global Terminal Marunda — Surabaya
- PT. Greating Fortune Indonesia — Surabaya
- PT. Indra Jaya Swastika — Surabaya
- PT. Karana Panorama Logistik — Surabaya
- PT. Karana Panorama Logistik — Tanjung Perak, Surabaya
- PT. Lintas Timor Persada — Surabaya
- PT. Marcapada Sukses Bersama — Surabaya
- PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia — Surabaya
- PT. Mitra Dharma Laksana (Meratus) — Surabaya
- PT. Mitra Segara Perdana — Surabaya
- PT. Mitra Tangkas Pratama — Surabaya
- PT. Mitra Tangkas Pratama — Tanjung Perak, Surabaya
- PT. Multi Bintang Abadi — Surabaya
- PT. Patriots Sakti Indonesia — Surabaya
- PT. PBM Mitra Sarana Stevedoring (Meratus) — Surabaya
- PT. Perak Teramigasindo (Meratus) — Surabaya
- PT. Primamas Segara Unggul (I) — Surabaya
- PT. Primamas Segara Unggul (II) — Surabaya
- PT. Royal Timur Logistik — Surabaya
- PT. Samudra Inti Pratama — Surabaya
- PT. Sariadi Wahana Jasa — Surabaya
- PT. Seacon Bintang Sejahtera — Surabaya
- PT. Sinergi Dwi Perkasa — Surabaya
- PT. Tempuran Emas — Surabaya
- PT. Tirta Mandiri Jasatama (Meratus) — Surabaya
- PT. Tungya Collins Terminal — Surabaya
- PT. Wiratama Dekon Perkasa — Surabaya
Data tersebut mencakup depo dengan nama yang sama tetapi lokasi yang berbeda. Contohnya PT. Karana Panorama Logistik tercatat pada lokasi Tanjung Perak, Surabaya dan Surabaya, sehingga keduanya tetap ditampilkan sebagai entry berbeda. Hal yang sama berlaku untuk PT. Mitra Tangkas Pratama.
Daftar Depo Kontainer di Semarang
Semarang juga menjadi salah satu kota yang memiliki sejumlah depo kontainer dalam data ini. Setelah menghapus entry yang benar-benar identik, terdapat 10 depo unik yang tercatat di Semarang:
- PT. Artha Samudera Kontindo — Semarang
- PT. Arya Manggal Container — Semarang
- PT. Dwipa Kharisma Mitra — Semarang
- PT. Garbantara Depo — Semarang
- PT. Indra Jaya Swastika — Semarang
- PT. Java Sarana Mitra Sejati — Semarang
- PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia — Semarang
- PT. Multi Bina Pura International — Semarang
- PT. PBM Mitra Dharma Laksana — Semarang
- PT. Sricon Logistik Indonesia — Semarang
Dalam data awal, PT. Java Sarana Mitra Sejati dan PT. Sricon Logistik Indonesia masing-masing tercatat dua kali dengan kota dan nama yang sama. Karena tidak ada perbedaan lokasi yang menunjukkan depo berbeda, masing-masing ditampilkan satu kali dalam daftar.
Daftar Depo Kontainer di Wilayah Lain
Selain Jakarta, Surabaya dan Semarang, terdapat pula depo kontainer di sejumlah wilayah lain di Indonesia. Untuk kawasan Belawan, Medan, terdapat dua depo yang tercatat dalam data:
- PT. Anugerah Indo Maritim Sejahtera — Belawan, Medan
- PT. PBM Mitra Dharma Laksana — Belawan, Medan
Keduanya tercatat sebagai depo di Belawan, Medan, Sumatera Utara.
Untuk wilayah Sumatera Selatan, terdapat:
- PT. Bahari Raharja Permai — Palembang
Sementara itu, wilayah Kalimantan Timur memiliki:
- PT. Primas Mas Berau — Berau
Untuk wilayah Kepulauan Riau, terdapat:
- PT. Putri Barelang Mandiri — Batam
Ketiga wilayah tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan depo tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, tetapi juga terdapat di wilayah lain yang memiliki aktivitas logistik dan pergerakan container.
Dari Daftar Depo ke Akses Layanan Digital
Mengetahui nama dan lokasi depo merupakan langkah awal bagi perusahaan yang membutuhkan layanan container. Dalam kegiatan operasional, kebutuhan berikutnya adalah mengetahui bagaimana proses booking dilakukan, bagaimana status container dapat dipantau dan bagaimana dokumen pelayanan dapat diperoleh setelah aktivitas di depo selesai.
Perubahan kebutuhan tersebut membuat digitalisasi depo menjadi semakin relevan. Sistem digital dapat membantu operator depo mengelola aktivitas internal secara lebih terstruktur, sementara pengguna jasa membutuhkan kanal yang memungkinkan mereka mengakses layanan depo tanpa harus selalu bergantung pada komunikasi manual.
Untuk sisi operator depo, eLOGI menyediakan DMS atau Depo Management System, yaitu solusi yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan sistem operasional depo. Informasi lebih lanjut mengenai layanan DMS eLOGI dapat dilihat pada halaman layanan DMS.
Informasi selengkapnya mengenai DMS eLOGI dapat dilihat melalui halaman DMS eLOGI.
Di sisi pengguna jasa, kebutuhan tersebut dapat diarahkan melalui depoLOGI, yang dirancang untuk menjadi kanal digital antara pengguna jasa dengan layanan depo. Melalui ekosistem tersebut, kebutuhan seperti booking container, pemantauan status container dan pengelolaan dokumen dapat diarahkan ke dalam proses digital sesuai layanan yang tersedia pada masing-masing depo.
Informasi lebih lanjut mengenai depoLOGI dapat dilihat pada halaman layanan berikut:
Pelajari lebih lanjut mengenai depoLOGI melalui halaman depoLOGI eLOGI.
Konsepnya sederhana. Operator depo membutuhkan sistem untuk mengelola operasionalnya, sementara EMKL, forwarder, shipper dan pengguna jasa membutuhkan akses yang lebih mudah terhadap layanan depo. Ketika kedua kebutuhan tersebut dapat terhubung, proses booking, pertukaran informasi, pembaruan status container dan pengelolaan dokumen dapat berjalan dalam alur digital yang lebih terstruktur.
Bagi pengguna jasa, layanan digital menjadi semakin menarik ketika tidak hanya berhenti pada booking. Dalam ekosistem depoLOGI, layanan yang tersedia dapat mencakup booking container, tracking container serta pencetakan atau pengelolaan dokumen seperti EIR IN, EOR dan Faktur Pajak, tentunya sesuai dengan layanan dan integrasi yang tersedia pada depo masing-masing.
Dengan pendekatan tersebut, daftar depo bukan hanya menjadi informasi mengenai “di mana depo berada”, tetapi juga dapat menjadi titik awal untuk mengetahui apakah sebuah depo sudah dapat diakses melalui layanan digital.
Key Takeaways
- 90 depo unik tercatat setelah entry dengan nama dan lokasi yang benar-benar sama dihilangkan.
- Jakarta dan Surabaya menjadi dua kawasan dengan jumlah depo paling banyak dalam daftar.
- Semarang, Belawan, Palembang, Batam dan Berau juga memiliki depo yang tercatat dalam data.
- Nama yang sama tidak selalu berarti depo yang sama: apabila lokasi berbeda, entry tetap ditampilkan sebagai lokasi layanan yang berbeda.
- Digitalisasi memberikan langkah berikutnya: pengguna jasa dapat mengakses booking container, tracking container dan dokumen operasional pada depo yang telah terintegrasi.
Kesimpulan
Daftar depo kontainer di Indonesia menunjukkan bahwa layanan depo tersebar di berbagai kawasan dengan aktivitas logistik yang berbeda-beda. Dalam data yang menjadi basis artikel ini terdapat 92 entry, dan setelah dilakukan penyaringan terhadap duplikasi berdasarkan nama serta lokasi yang sama, terdapat 90 depo unik yang dapat menjadi referensi bagi pengguna jasa container. Jakarta Utara dan kawasan Tanjung Priok memiliki sejumlah depo, Surabaya dan Tanjung Perak menjadi kawasan dengan daftar yang lebih panjang, sementara Semarang, Belawan, Palembang, Batam dan Berau juga masuk dalam daftar.
Bagi pelaku logistik, informasi mengenai lokasi depo merupakan kebutuhan dasar. Namun, kebutuhan operasional tidak berhenti setelah mengetahui nama dan lokasi depo. Pengguna jasa juga membutuhkan akses terhadap proses booking, informasi status container dan dokumen yang berkaitan dengan pelayanan depo. Karena itu, digitalisasi menjadi bagian penting dalam perkembangan layanan depo kontainer.
eLOGI hadir dengan dua pendekatan yang saling melengkapi. DMS diarahkan untuk mendukung kebutuhan sistem operasional di sisi depo, sementara depoLOGI diarahkan untuk memberikan akses digital bagi pengguna jasa terhadap layanan depo yang telah terintegrasi.
Pada akhirnya, tujuan digitalisasi bukan sekadar membuat sistem baru, tetapi membuat hubungan antara depo dan pengguna jasa menjadi lebih sederhana, terukur dan mudah diakses. Bagi depo yang telah terhubung dengan depoLOGI, pengguna jasa dapat memperoleh akses terhadap layanan seperti booking container, tracking container, EIR IN, EOR dan Faktur Pajak sesuai dengan layanan yang tersedia pada masing-masing depo.
Cari Depo dan Akses Layanannya Secara Digital
Temukan depo yang tersedia di depoLOGI dan akses layanan digital seperti booking container, tracking container serta dokumen operasional sesuai layanan yang tersedia pada masing-masing depo.
Akses depoLOGI



Leave a Comment