Terminal Kijing Datangkan 2 RTG Sany untuk Bongkar Muat
Ringkasan
Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah kembali mendatangkan dua unit rubber tyred gantry crane (RTG) merek Sany asal China. Peralatan bongkar muat tersebut diangkut menggunakan kapal Billie Monrovia yang sandar pada Sabtu, 4 Juli 2026. Penambahan alat berat ini bertujuan untuk menunjang kelancaran aktivitas logistik dan layanan petikemas di pelabuhan tersebut.
Isi Berita
Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah resmi mendatangkan dua unit rubber tyred gantry crane (RTG) merek Sany dari China. Kedatangan peralatan bongkar muat ini bertujuan untuk menunjang aktivitas operasional di area pelabuhan. Alat tersebut diangkut menggunakan kapal Billie Monrovia yang sandar pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 03.15 WIB.
Proses Pembongkaran RTG di Terminal Kijing
Wakil Direktur Operasional dan Komersial PT TMS Line, Sunarno HS, mengonfirmasi status penanganan kedua unit RTG tersebut. Beliau menjelaskan bahwa proses pembongkaran peralatan berat dari atas kapal sedang berlangsung di dermaga. Konfirmasi mengenai tahapan bongkar muat ini disampaikan oleh pihak manajemen pada Sabtu malam, 4 Juli 2026.
Sebelum pengiriman alat ini, Terminal Kijing telah resmi membuka layanan petikemas perdana bagi para pengguna jasa. General Manager PT Pelindo Pontianak, Kalbar Yanto, menyampaikan bahwa pelayanan awal tersebut berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan operasional perdana ini ditandai dengan sandarnya kapal TB Megah 1611 atau TK MMSS 2711.
Kapal pengangkut tersebut diketahui merupakan armada milik perusahaan pelayaran PT Pulau Laut Line. Armada ini melayani rute Pasir Gudang, Batam, Kijing, ICA, kembali ke Kijing, hingga Pasir Gudang. Dalam kunjungan perdananya, kapal tersebut berhasil membongkar sebanyak 70 peti kemas kosong di pelabuhan.
Kapasitas Dermaga dan Fasilitas Pendukung
Terminal Kijing kini memiliki fasilitas dermaga petikemas sepanjang 750 meter untuk menampung kapal berukuran besar. Dermaga utama tersebut mampu melayani kapal barang dengan kapasitas mencapai 100.000 deadweight tonnage (DWT). Selain itu, tersedia pula dermaga multipurpose sepanjang 250 meter guna mendukung beragam aktivitas bongkar muat.
Pelabuhan ini juga dilengkapi dengan dermaga curah cair sepanjang 500 meter untuk kebutuhan kargo cair. Sementara itu, fasilitas dermaga curah kering dibangun dengan panjang mencapai 389 meter. Infrastruktur dermaga tersebut dipersiapkan untuk menunjang kelancaran aktivitas logistik dan pelayanan kapal di pelabuhan.
Selain dermaga, tersedia area penumpukan petikemas, Empty Container Yard, serta Container Freight Station (CFS). Pelabuhan juga menyediakan fasilitas reefer, area pemeriksaan fisik terpadu, dan sarana pendukung logistik lainnya. Guna menunjang operasional, Terminal Kijing mengoperasikan Harbour Mobile Crane (HMC) dan Quay Container Crane (QCC).
Peralatan modern lain yang turut dioperasikan mencakup reach stacker, forklift, head truck, dan chassis. Operasional pelabuhan juga didukung oleh keberadaan conveyor, hopper, grab, hingga alat berat jenis bucket. Seluruh fasilitas modern tersebut dikerahkan untuk mempercepat proses bongkar muat barang di dermaga.
Kehadiran dua unit RTG merek Sany ini semakin memperkuat kapasitas operasional di Terminal Kijing. Dengan dukungan peralatan modern dan fasilitas lengkap, pelayanan aktivitas logistik diharapkan berjalan semakin optimal. Adapun informasi mengenai target tambahan kapasitas bongkar muat setelah pengoperasian alat baru ini belum tersedia.
Share this content:



