ALFI CONVEX 2025 kembali menguatkan posisinya sebagai salah satu panggung logistik terbesar di Asia Tenggara dengan menghadirkan ASEAN Logistic Leaders Forum 2025.
Mengangkat tema “Connectivity and Green Logistics Transition Towards ASEAN 2045”, sesi ini menghadirkan para pemimpin logistik Asia Tenggara untuk membahas masa depan konektivitas regional, transformasi digital, dan transisi menuju logistik berkelanjutan.

1. Deretan Tokoh Besar yang Akan Hadir
Forum ini menghadirkan pemimpin strategis dari berbagai institusi terkemuka:
- Joko Noerhudha
President Director, PT Pelindo Solusi Logistik - Dr. Robert Yap*
Executive Chairman, YCH Group (to be confirmed) - Dato’ Dr. Tony Chia*
President, Federation of Malaysian Freight Forwarding (FMFF) (to be confirmed) - Jaffee Arizon Suardin
Director of Logistics & Infrastructure, PT Pertamina (Persero) - Rakhmad Dewanto
President Director, PLN Energi Primer Indonesia
Diskusi akan dimoderatori oleh:
Mahendra Rianto, Chairman of the Indonesian Logistics Association (ALI)
Para pemimpin ini mewakili pelabuhan, energi, freight forwarding, hingga infrastruktur logistik—menciptakan dialog lintas sektor yang komprehensif.
2. Fokus Forum: Integrasi Logistik ASEAN 2045
Dalam publikasi resmi ALFI CONVEX, disebutkan bahwa tiga pilar akan mendominasi masa depan logistik ASEAN:
• Konektivitas Regional
Penguatan konektivitas cepat, andal, dan terintegrasi, termasuk harmonisasi proses lintas negara.
• Digitalisasi untuk Efisiensi
Penerapan sistem digital untuk mengurangi hambatan arus barang, meningkatkan transparansi, dan mempercepat proses logistik di seluruh rantai pasok.
• Green Logistics
Transisi menuju operasional yang lebih efisien energi, rendah karbon, dan ramah lingkungan.
Perkembangan ini menjadi krusial mengingat ASEAN menargetkan integrasi ekonomi dan logistik yang lebih kuat menuju visi 2045.
3. Tantangan Logistik ASEAN yang Jadi Perhatian
Beberapa tantangan yang diprediksi akan dibahas:
- Kompleksitas arus barang lintas negara
- Perbedaan regulasi antar anggota ASEAN
- Kebutuhan harmonisasi sistem digital antara operator pelabuhan, depo, dan freight forwarding
- Kesiapan infrastruktur logistik menghadapi lonjakan volume perdagangan
- Transisi energi & efisiensi operasional rantai pasok
Isu-isu ini semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan integrasi data dan digitalisasi operasional.
4. Relevansi Forum dengan Pengelolaan Depo Kontainer
Salah satu elemen yang sering masuk dalam pembahasan digitalisasi adalah pengelolaan depo kontainer. Depo menjadi titik krusial dalam kelancaran arus kontainer—terutama untuk negara ASEAN yang pasarnya saling terhubung melalui jalur laut.
Digitalisasi depo dapat mendukung:
- pencatatan gate in/gate out yang lebih cepat,
- kesiapan kontainer untuk ekspor,
- pelacakan posisi kontainer,
- pengurangan waktu tunggu truk,
- integrasi dengan operator pelabuhan & freight forwarder.
Dalam konteks ini, banyak depo mulai mengadopsi sistem berbasis teknologi seperti Digital Management System (DMS) untuk memastikan operasional lebih transparan dan siap terhubung dengan ekosistem logistik regional.
👉 https://elogi.id/layanan/dms
5. Momentum Kolaborasi & Integrasi ASEAN
Forum ini diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih kuat antar pelaku logistik regional, terutama:
- integrasi sistem digital lintas negara,
- penyelarasan proses operasional kontainer,
- peningkatan standardisasi inspeksi & depo,
- peningkatan investasi menuju green logistics.
Dengan partisipasi perusahaan besar seperti Pelindo, Pertamina, dan YCH Group, forum ini menjadi panggung strategis untuk mendorong transformasi logistik ASEAN secara kolektif.
Kesimpulan
ASEAN Logistic Leaders Forum 2025 menjadi salah satu sesi paling dinantikan dalam ALFI CONVEX tahun ini. Dengan fokus pada konektivitas, digitalisasi, dan green logistics, forum ini menghadirkan gagasan besar untuk membangun masa depan logistik Asia Tenggara yang lebih terhubung dan berkelanjutan.
Bagi pelaku industri depo, freight forwarding, dan operator supply chain, pertemuan ini dapat menjadi pemicu untuk melakukan digitalisasi internal. Solusi seperti DMS kini semakin relevan untuk memastikan depo siap terhubung dengan ekosistem logistik ASEAN yang lebih modern.



Konektivitas, Digitalisasi & Green Logistics Jadi Fondasi Pembahasan ASEAN Logistic Leaders Forum 2025 di ALFI CONVEX